Copyright © Light After Darkness
Design by Dzignine
Minggu, 08 Maret 2015

Serba-serbi singkat tentang Apoteker

Dear All, 
Setelah di postingan sebelumnya saya mengenalkan apa itu farmasi dan ruang lingkupnya, sekarang saya akan ajak kalian untuk mengetahui serba-serbi apoteker. Check it out

1.  Siapa Apoteker
Seperti dijelaskan dalam postingan sebelumnya, bahwa Apoteker adalah sarjana farmasi yang telah lulus pendidikan profesi apoteker dan telah mengucap sumpah jabatan profesi. Bisa baca di postingan seputar dunia farmasi

2. Lambang dari Apoteker
Apoteker dan farmasi mempunyai lambang tekenal yang disebut Mangkuk Higieia (Bowl of Hygieia), yaitu lambang berupa mangkuk atau cawan dengan  ular melilit padanya. Tentu orang awam sering melihat logo atau lambang ini di apotik-apotik. Mangkuk Higieia secara kepercayaan yunani kuno, merupakan atribut dari seorang dewi bernama dewi Higieia, yang dipercaya sebagai dewi kesehatan dan kebersihan (nama Higieia menjadi sumber kata dari Higienis). Mangkuk dengan ular dipercaya sebagai simbol dari keselarasan hidup. Sedangkan filosofi untuk masing masing benda, mangkuk dipercaya sebagai lambang wadah dari obat, sedangkan ular dipercaya sebagai makhluk yang mampu menyembuhkan dan memiliki kekuatan kebijaksanaan.

Kenapa kebijaksanaan ? karena ular mampu berinteraksi dengan alam arwah, baik itu arwah dunia bawah maupun arwah orang bijak. Ular juga dipercaya mempunyai kemampuan ressurection (menyembuhkan luka sendiri dan bangkit dari kematian). Gerakan ular di lambang yang mengarah ke mangkuk dipercaya sebagai perlambangan pilihan pasien untuk mengambil obat atau tidak di mangkuk itu, sehingga maknanya kesehatan seeorang ditentukan oleh pilihan si pasien sendiri.

Makna lain ialah ular mengandung bisa yang mematikan namun juga dapat digunakan sebagai obat, dan ketika diolah yang tepat di mangkuk itu maka bisa digunakan untuk menyelamatkan seseorang. Filosofinya, obat yang sejatinya dapat bersifat racun jika salah penggunaan, apabila diolah atau dikendalikan oleh farmasis maka akan berguna bagi kesehatan dan kehidupan seseorang.

Mangkuk Higieia ini sudah digunakan sejak lama sebagai simbol oleh organisasi profesi Apoteker di Eropa, Amerika dan Australia. Sejak tahun 1796, pertama kali simbol ini dikenalkan oleh The Parisian Society of Pharmacist, yang kemudian diikuti digunakan oleh organisasi farmasi di dunia seperti American Pharmacist Association (mulai tahun 1964), Canadian Pharmacist Association, The Pharmaceuticals Society of Australia dan The Doctor of Pharmacy Association. Tentang simbol simbol di dunia kefarmasian, bisa baca di postingan simbol farmasi di dunia
                                          Gambar 1. Lambang Mangkok Higieia 
3. Organisasi Apoteker
Organisasi profesi Apoteker di Indonesia adalah IAI (Ikatan Apoteker Indonesia). Semula organisasi ini bernama Ikatan Apoteker Indonesia namun disingkat IKA. Tahun 1965, namanya dirubah menjadi Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) dan disahkan sebagai satu-satunya organisasi profesi kefarmasian di Indonesia. Pada kongres ke XVIII di Jakarta tahun 2009, nama ISFI dirubah lagi ke Ikatan Apoteker Indonesia namun dengan singkatan IAI seperti sekarang ini.
                                       Gambar 2. Logo Ikatan Apoteker Indonesia 
4. Hymne Apoteker 
Apoteker juga punya "lagu kebangsaan" yang disebut dengan Hymne IAI. Penciptanya adalah Bapak Sjahrir Hannanu. Pertama kali saya denger lagu ini adalah saat habis minta softcopy file materi kuliah ke dosen, ternyata di folder materi kuliah yang saya minta itu ada lagu ini. Karena penasaran, saya play di winamp. Pertama denger intro nya cukup menarik dan klasik dilanjut ketika masuk bait pertama muncul nyanyian ala regu koor atau padus yang kental. Di berbagai kesempatan seperti rapat kerja IAI, lagu ini selalu dinyanyikan bersama dan kadang ada juga yang tidak hafal lirik (atau bahkan tidak tahu nadanya seperti apa hehe). Bagi yang mau download Hymne IAI bisa klik disini

5. Tanda pengenal apoteker
Apa yang membedakan Apoteker dengan dokter, tenaga kesehatan lain atau penjaga apotik ?. Kalau Dokter atau tenaga kesehatan lain mungkin sudah punya identitas yang jelas dan diketahui luas oleh masyarakat seperti misalnya mengenakan jas putih lengan panjang atau topi suster yang terkenal itu. Sangking kuatnya identitas itu, beberapa pasien sudah merasa sembuh atau sebaliknya merasa ketakutan luar biasa jika melihat jas putihnya si Dokter. Apoteker sebenarnya punya jas identitas berwarna putih tulang, yang kadang dipakai atau tidak (banyak tidaknya) oleh Apoteker.  Dalam praktik di apotek komunitas, cukup sulit membedakan mana Apoteker dengan asisten apoteker atau karyawan umum di apotek. Padahal dengan jas akan memunculkan kepercayaan diri dan eksistensi Apoteker di mata masyarakat (atau malah malu pakai ? ).

Apoteker dikenal dengan profesi yang "bersenjatakan" mortir dan stamper. 2 alat "sakral" itu digunakan sebagai sarana peracik obat, terutama untuk membuat sediaan puyer, kapsul dan krim. Dewasa ini tugas meracik dan mengaduk "adonan" serbuk obat dilakukan oleh asisten Apoteker. Jadi saya kira Apoteker lebih baik "bersenjatakan" smartphone atau Tablet phone yang full internet. ebookt atau bermacam-macam literatur agar bisa dibuka sewaktu-waktu untuk menunjang pelayanan informasi obat hehehe.

Demikian gambaran atribut kefarmasian, semoga bisa membantu mengenalkan lebih banyak mengenai dunia farmasi.

"Siapa yang lebih mencintai  profesi Apoteker, selain diri Apoteker itu sendiri. Dan mencintai berawal dari mengenal lebih dalam."
Best Regards,

Referensi :
Anonim.  2015.   http://en.wikipedia.org/wiki/Bowl_of_Hygieia
Anonim.  2015.   http://www.ikatanapotekerindonesia.net/about-iai/all-about-iai/3-sejarah-organisasi-ikatan-apoteker-indonesia.html