Copyright © Light After Darkness
Design by Dzignine
Minggu, 30 Agustus 2015

Tentang Penerimaan Diri

Dear All,
Penerimaan Diri adalah sebuah konsep kepribadian yang sederhana diucapkan tetapi tidak banyak yang bisa melakukannya. Hampir-hampir semua orang di dunia ini bisa melakukan penerimaan diri setelah acap kali tidak menerima diri. Saya sendiri sedang mencari role model penerimaan diri yang seperti apa yang bisa saya usahakan, sehinggak saya tulis di postingan ini.


Apa itu penerimaan diri.
Penerimaan diri adalah kondisi seseorang menerima apa yang dipunyai, didapat dan diusahakan, entah itu hal baik ataupun hal buruk. so, penerimaan itu tidak hanya melihat kelebihan tapi juga kekurangan.


Kenapa penerimaan diri sulit muncul ?
 Penerimaan diri sulit diwujudkan karena 2 sifat manusia, yaitu Perfeksionis dan Suka membandingkan.

Kenapa perfeksionis itu mempersulit penerimaan diri ?
Seorang manusia selalu mempunyai salah dan berpotensi melakukan kesalahan. Artinya ada potensi ketidaksempurnaan dalam apa yang manusia usahakan. Walaupun begitu, kesempurnaan suatu tindakan bisa saja terwujud dan bolehlah kita mengharap kesempurnaan itu. Namun yang jadi masalah adalah saat kita melebihi batas dan tidak mentolerir kondisi kodrati bahwa manusia berpotensi salah dalam mewujudkan kesempurnaan, dan juga tidak mau menerima dan meratapi hasil yang tidak sempurna secara berlebihan. Akibatnya apa ? jika kita menjadikan kesempurnaan hasil menjadi sumber kebahagiaan... apakah kita bisa bahagia jika ternyata kita jarang sekali mendapat hasil sempurna ?. Tentu itu adalah konsep yang keliru.

Kenapa Suka membandingkan itu mempersulit penerimaan diri ?
Manusia selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain, apalagi dengan yang dianggap lebih baik. Sayangnya kebanyakan manusia justru menjadi tidak tentram setelah membandingkan diri. Muncul perasaan iri, dengki, sombong, ciut nyali atau berbagai penyakit hati lainnya. Itu karena manusia tidak pernah setara dalam membandingkan. Manusia selalu minder jika membandingkan kelemahan dirinya dengan kelebihan orang lain, atau menjadi sombong dengan membandingkan kelebihan dirinya dengan kekurangan orang lain. Secara logika, membandingkan kekurangan dengan kelebihan sampai kapanpun selalu muncul jurang pemisah dan tidak pernah mententramkan hati. Terutama terkait penerimaan diri, membandingkan kekurangan diri dengan kelebihan atau rezeki orang lain adalah kesalahan. Jangan sampai pepatah rumput tetangga lebih hijau dari pada rumput sendiri menjadi pegangan hidup. Hati akan menjadi tidak tentram.

Kesimpulan dari tidak melakukan penerimaan diri itu apa?
Kesimpulan dari tidak melakukan penerimaan diri adalah tanda bahwa orang itu tidak bersyukur. Alloh SWT sudah memberikan karunia kepada manusia, rizqi yang berbeda antara satu dengan yang lain, tidakkah sesoerang menjadi orang yang bersyukur dan sabar serta ikhlas kepada ketetapanNya.

Apa manfaat penerimaan diri ?
Manfaatnya yang utama adalah menghindarkan diri dari berbagai penyakit hati seperti kesedihan, kemarahan, kekecewaan, iri, minder, dan berbagai ketidaktentraman hati. Hati akan menjadi tenang, dan justru akan menjadi lebih percaya diri. Orang yang mengimplementasikan penerimaan diri justru sering mendapat kesuksesan bahkan sampai sampai di luar ekspetasinya, karena dia hanya bertindak saja secara benar dan tidak berlebihan menginginkan kesempurnaan.

Bagaimana cara melakukan Penerimaan Diri ?
1. Menyadari dan ikhlas terhadap kekurangan diri
Seorang manusia menjadi sukses karena berbagai faktor, entah itu faktor lingkungan, pendidikan, keluarga, atau kesehatan baik fisik maupun mental. Artinya jika memiliki kekurangan di faktor-faktor tersebut, terutama kekurangan fisik, harus diterima dengan lapang dada. 
2. Perbaiki tanpa mengejar sempurna
Jika kita sudah sadar atas kekurangan diri, dan menerima bukan berarti kita berdiam diri. Penerimaan diri buka pasrah tidak melakukan perkembangan apapun untuk memperbaiki kekurangan. Karena penerimaan diri hanya masalah pengendalian mental yang mampu mententramkan hati jika belum mendapat sesuatu yang diinginkan. Artinya ada suatu usaha yang hasil nya belum maksimal, bukan sama sekali berpangku tangan.
3. Perbanyak bersyukur
Bersyukur kepada Alloh SWT, mengakibatkan kita menjadi lebih tenteram dan juga akan menambah nikmat. Mengingat kembali apa yang sudah didapat, termasuk segala keberhasilan walaupun ada cerita-cerita tak sempurna, akan meyakinkan bahwa kasih sayang Alloh tiada batas. Hati akan menjadi tenteram mengingat rezeki kita telah dijamin olehNya, dan kita berkesempatan untuk memperbaikinya jika kita mau berusaha, bersabar dan bersyukur.

Terima lah segala yang ada di dalam diri kita. Jika orang lain dengan pedenya show up kepribadian mereka, bahkan termasuk yang jelek-jelek, kenapa kita yang mempunyai kepribadian baik tidak berani untuk show up juga ?
Best Regards,