Copyright © Light After Darkness
Design by Dzignine
Minggu, 11 September 2016

Jangan Apatis



Dear Sinnamate,
Akhir-akhir ini jiwa terasa dipenuhi sikap apatis. Sikap apatis sebenarnya tumbuh karena rasa peduli yang sebelumnya muncul, tidak mendapat balas yang sesuai dengan keinginan. Sebelumnya seseorang begitu peduli kepada orang lain, dengan harapan orang yang dipedulikan akan memberikan hal yang sama, atau minimal simpatik kepadanya. Namun yang terjadi adalah tidak adanya perubahan sikap yang muncul dan membuat orang yang berharap merasa “hmm..ternyata percuma saya bantu dia ; baik kepadanya, ...semua itu tidak ada gunanya

Apatis pun muncul sebagai pembelaan diri akan pemikiran bahwa “menanggapi dan berbaur dengan orang lain itu kurang berguna dan menguntungkan”. Tapi berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya pribadi, sikap tersebut tidak malah menyelesaikan masalah, atau membuat seseorang lebih dihormati. Apatis akan menjauhkan kita dari masalah, sekaligus orang-orang nya. Nobody wanna meet him.

Hindarilah bersikap apatis, dan tetaplah untuk peduli terutama pada kesulitan orang lain. Saat tiada orang mau melihatmu atau memperdulikanmu, janganlah merasa bahwa kepedulianmu pada orang akan membawa hal yang sama kepadamu. Tapi ingatlah, Yang Maha Melihat sedang mengawasimu.  Jika anda ikhlas maka Dia akan ada di pihakmu dan tiada ketidakpedulian orang lain yang bisa melemahkanmu. Cheer up
Best Regards,